Karel Gobay Tokoh Papua

dfdfdfd

OLEH : BENY  PAKAGE

Bila kita membuka kembali Sejarah Perlawnan orang Papua, bulan Juli adalah Puncak dari Rakyat Papua yang di wakili oleh orang Mee  di Paniai   melakukan perang menolak kehadiran Indonesia di Papua di Hadapan PBB dan UNTEA. Dan dalam semangat itu, kami menulis sebuah kisah yang indah menjelang Perang antara Indonesia dan Orang Papua yang di wakili oleh orang Mee berlangsung di Paniai.

Sore hari di akhir tahun 1968, Siswa – siswi  SGB (Sekolah Guru Biasa) YPPGI Enarotali dalam cuaca dingin sibuk dengan kegiatan masing – masing dilingkungan sekolah, tampak Willem (Wim) Zonggonauw yang saat itu sebagai anggota DPRGR Irian Barat, datang dari Soekarnapura (Jayapura) ke  Kota Enarotali dan tinggal di penginapan Misi Katholik di Iyaitaka. Sepintas saja sore itu dia nampak dengan mengenakan celana pendek abu – abu dengan sepatu hitam dan kaos kaki setengah tiang melewati asrama dengan melambaikan tangan kepada para siswa SGB YPPGI…

Lihat pos aslinya 1.538 kata lagi

Iklan

Amerika dukung Raja Ampat jadi wilayah konservasi dunia

Payokwacihld_News

Kawasan konservasi Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat – Jubi/kkji.kp3k.kkp.go.id

Kunume Wone, Sorong – Amerika Serikat (AS) mengapresiasi dan mendukung Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat sebagai wilayah konservasi dunia. Dukungan tersebut dilakukan dalam bentuk pemberian berbagai bantuan.

Hal ini dikatakan Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia, Josep R. Donovan saat tatap muka dan pertemuan bersama Musyawarah Pimpinan Daerah Raja Ampat, Kamis (9/3/2017).

“Kegiatan konservasi sebagai langkah baik demi menyelamatkan biota flora dan fauna,” katanya.

Selain itu juga, lanjutnya, laut sebagai mata rantai flora fauna dapat terselamatkan dengan perlindungan secara sungguh-sungguh oleh manusia.

Ia pun berjanji akan memberikan perhatian penuh bagi pengembangan wilayah konservasi, baik materi maupun dukungan moril.

“Karena keindahan alam di Raja Ampat juga menjadi salah satu daya tarik turis mancanegara, termasuk Amerika,” katanya.

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Pieter Urbinas mengapresiasi dukungan Dubes AS tersebut.

Dengan demikian, kata Manuel, Raja Ampat akan menjadi ikon dan contoh penyelamatam alam dan…

Lihat pos aslinya 8 kata lagi

Tujuh negara Pasifik tuntut PBB tangani keseluruhan situasi West Papua

Payokwacihld_News

H.E. Hon Ronald Kay Warsal, Menteri Kehakiman dan Pemabangunan Masyarakat Vanuatu, mewakili 7 Negara Pasifik meminta perhatian PBB atas situasi keseluruhan West Papua di hadapan Sidang Dewan HAM PBB ke-34 – IST

Kunume Wone,Jayapura – Lambatnya tindakan nyata pemerintah Indonesia terhadap berbagai rekomendasi PBB dan laporan HAM terkait West Papua, membuat tujuh negara-negara Pasifik desak PBB tangani situasi West Papua secara menyeluruh melalui laporan terpadu terkait situasi sebenarnya di West Papua.

Tujuh negara yang tergabung dalam Koalisi Kepulauan Pasifik untuk West Papua (PCWP) itu, diwakili Vanuatu, kali ini menegaskan desakannya kepada Presiden Dewan HAM dihadapan Sidang ke-34 Dewan HAM PBB, Rabu (1/3/2017) di Jenewa, Swiss.

Mewakili Tonga, Nauru, Palau, Tuvalu, Kepulauan Marshall, dan Kepulauan Solomon,Hon Ronald Kay Warsal, Menteri Kehakiman dan Pembangunan Komunitas Vanuatu, meminta Dewan HAM PBB memerintahkan Komisioner Tinggi HAM PBB agar membuat laporan terkonsolidasi terkait situasi sebenarnya West Papua.

“Tuan Presiden, mencermati berbagai pelanggaran (HAM) dan lambatnya…

Lihat pos aslinya 863 kata lagi

Uskup Agung di Oceania prihatin masalah HAM Papua

Payokwacihld_News

Para Uskup Agung Anglican di Oceania yang

Kunume Wone, Jayapura – Para Uskup Agung Anglikan se Oceania berkumpul di Australia pékan ini. Mereka kemudian mengeluarkan pernyataan bersama terkait persoalan di kawasan Pasifik, diantaranya masalah Hak Asasi Manusia di West Papua, perubahan iklim dan kebudayaan.

Dalam pernyatan bersama yang diterima Jubi (Kamis, 9/3/2017), lima Uskup Agung, masing-masing Uskup Agung Philip Freier dari Australia, Uskup Agung Clyde Igara dari Papua New Guinea, Uskup Agung Winston Halapua dan Uskup Agung Philip Richardson dari Aotearoa, Selandia Baru dan Polinesia, dan Uskup Agung George Takeli dari Melanesia menyebutkan telah mendengar cerita pelanggaran HAM ”mengerikan” di West Papua.

“Seperti terjadi kesewenang-wenangan negara dan cejara telah terjadi pada mereka (rakyat West Papua),” kata Uskup Agung Clyde Igara usai bertemu di Tweed Heads, New South Wales.

Lanjutnya, para pemimpin agama suatu saat bisa saja dihakimi atas kelemahan mereka dalam mendukung keadilan di dunia ini.

“Pada kenyataannya, kita membiarkan…

Lihat pos aslinya 182 kata lagi

West Papua media access still fettered – PFF

Papua Merdeka News

RNZI's Johnny Blades and Koroi Hawkins finally get to interview the extremely elusive Governor of Papua Province Lukas Enembe.

RNZI’s Johnny Blades and Koroi Hawkins interview Papua Governor Lukas Enembe Photo: RNZI/Koroi Hawkins

RadioNZ – The Pacific Freedom Forum says Indonesia is yet to deliver on its promise of full and free access for journalists to West Papua just months out from Jakarta hosting World Press Freedom day.

Indonesia opened access to West Papua for foreign journalists in 2015, more than 50 years after annexing the territory from the Netherlands.

The Forum’s co-chair, the Papua New Guinean journalist, Alex Rheeney, said a visit by journalists to West Papua in January encountered violence, sexual harassment and interference from Indonesian minders.

“The findings that have come out recently from Papua by the group of journalists who went in, does not show that the Indonesian government is taking the undertaking that it’s given to the international community, to give journalists access to West Papua freely and without any strings attached.”

Alex Rheeney…

Lihat pos aslinya 34 kata lagi